pernah merasa tak teranggap oleh sekitar sehingga kamu merasa diasingkan ?
"ya" aku yakin kita semua pernah merasakannya
sendiri , hilang , hampa , kelam , gelap , dan nano nano pasti rasanya
sempat menyalahkan takdir "ya Rabb, kenapa harus aku ?"
saat semua kebaikan yang telah kita berikan kepada orang lain terhapus dengan satu kesalahan
saat satu persatu kawan pun mulai memilih untuk pergi
ahh kesendirian yang menyakitkan bagiku
rasanya seperti tak pantas lagi untuk meneruskan perjalanan
seperti sampah yang kotor yang tak pernah dihiraukan
serasa dunia tak bersahabat denganku
iyaa setidaknya seperti itulah hal yang pernah kurasakan dulu
saat itu posisiku sedang berada dalam lingkaran perjuangan menuntut ilmu
jauh dari keluarga jauh dari saudara dan jauh dari zona nyaman
yang ada hanya mereka dan diriku
saat mereka satu persatu mulai menjauh
saat itu pula tinggalah aku dengan diriku sendiri
tidak mudah untuk perjuangan seperti ini
kita makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain
aku benar benar terpuruk kala itu
dulu saat semua berpihak kepadaku
dulu yang seakan akan aku adalah pemeran utama dalam setiap panggung
dulu aku yang merasa tinggi diantara mereka
kini sirna duniaku pun terbalik
tak ada satupun yang melihatku kembali
dan entah kenapa kala itu aku pun mulai berontak
aku pun mulai menyalahkan keadaan
apalagi saat aku mendengar kabar tentang keluargaku
ternyata keluargaku kala itu terkena musibah
iya sekitar dua mobil serta ratusan juta uang hilang karena terhinopsis oleh perampok
ah kacau fikiranku saat itu
pendiem ,pemurung , dan tidak ada lagi keramaian dalam diriku kala itu
terpuruk dan serasa menyalahkan takdir
merasa Allah sedang jahat kepadaku
semakin lama aku berontak
semakin lama aku diam dengan menyalahkan keadaan
semakin itu pula aku merasa hilang , jauh dan terhempas
mungkin sudah banyak waktu yang sudah kuhabiskan untuk perenungan yang tak bermanfaat ini
tersadar diri ini akan surat cintaNya
malam itu terasa syahdu dengan kesendirianku
dalam sujudku banyak hal yang bisa kuceritakan kepada Rabbku
kepada pemilikku
seketika itu air mata mengalir deras
ku temukan jawaban dari semua permasalahan yang menimpaku
yaa kala itu Rabb ku sedang rindu kepadaku
karna aku yang mulai menjauhiNya
ahh .. semua masalahku teryata suratan cinta dariNya
dan saat aku membalas surat itu Rabbku pun membalas lagi dengan segala cintaNya
sungguh malu diri ini ..
tersadar dengan semua kesalahanku
akulah yang terlalu sombong dan terlalu membanggakan apa yang aku punya
aku yang merasa serba bisa dan akhirnya menjadikan diriku sendiri harus menjadi peran utama
aku yang terlalu meremehkan mereka karena dengan keterbatasaannya
dan aku yang terlalu memuliakan ilmu yang telah kumiliki walaupun itu belum seberapa
ahh.. sungguh kotor sekali diri ini ..
dari sebuah kejadian ini pertama kali kumenemukan MAHABBAHNYA yang sangat halus diberikan kepadaku
ya Allah sungguh tanpamu aku tak akan bisa berpijak dan berpijar kala itu.