Selasa, 18 Desember 2018

QOUTES SALIM AL FILLAH { aku , kamu , dan Dia }

Pernah ada masa masa

pernah ada masa masa dalam cinta kita 
kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk mengisyafi bahwa 
tak tersisa dari diri diri selain debu dan abu

pernah ada waktu waktu dalam ukhuwah ini 
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit , menyuburkan bumi ,
dan melukis pelangi
namun tak sadar , hakikatnya kita saling meniadai

di satu titik kita berhenti , menyadari 
mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan diatas iman
bahkan saling menasihati pun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai , tapi masing masing habis terbakar 

kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati 
pada amal sholih yang menjulang bercabang cabang 
pada akhlak manis , lembut , dan wangi
hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf huruf menjadi kata
yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya

Senin, 17 Desember 2018

MENGENALMU { aku , kamu dan Dia }

kala itu , senyummu mulai meluluhkanku
aku hanya terdiam memandang dari kejauhan 
entah ingin rasanya hati mengenal
namun diri ini menahan agar tak kenal
sehari , dua hari , dan tiga hari pun berlalu
rasanya cepat sekali waktu itu
semakin banyak aku mendengar ocehanmu
semakin itu pula aku takut untuk merindu
ntah lah , kuyakin engkau hanya sosok bayang semu
namun rasa penarasan akan sosokmu membuatku semakin mencari tahu
ah, runtuh sudah bentengku
kuberanikan diri untuk mengenalmu lewat sosmed kala itu
tidak ada niat apapun kecuali hanya ingin mengurangi rasa penarasanku tentang perjuanganmu
kamu pun membalas pesanku
dari situ aku mengenalmu
banyak hal ternyata yang membuatku kagum karena perjuanganmu
kamu ya kamu yang membuat hidupku cara pandangku berubah 180 derajat
kamu yang membuat aku lebih tangguh untuk mengapai impianku
karna kala itu memang sedang tak ada yang berpihak kepadaku
ya, banyak dari mereka yang meremehkan impianku
karnamu aku kembali yakin dengan impian itu
aku tak pernah tahu harus membalasmu dengan apa
kamu sosok yang telah sangat menginspirasiku
tak ada niat lain saat mulai mengenalmu
hanya tersebit dalam hati untuk membalas semua kebaikanmu
ah boro boro ingin memilikimu
menafsirkan perasaanku tentangmu saja aku tak mampu
kata katamu yang selalu ada di benakku " jadilah orang yang berbeda , jangan jadi orang rata - rata. jadilah berlian di tengah lautan, yang tak pernah tersentuh apalagi terlihat. Namun ketika orang dapat mendapatkanmu , maka orang itu akan bangga menemukan berlian sepertimu yang mahal dan sangat berharga"
entahlah karnamu aku juga ingin terus memperbaiki diriku
memperbaiki bukan untukmu namun untuk memantaskan diri kepada Rabbku
aku malu , sangat malu saat Allah mengijinkan aku untuk bertemu denganmu
sungguh , aku merasa tak pantas diperkenalkan dengan sosok sepertimu
namun aku yakin Allah tak pernah salah untuk mempertemukan sosokmu
entah itu sebagai guru untukku
entah itu sebagai pembelajaranku
entah itu kamu hanya tamuku
dan entah itu yang akan menetap di hidupku
untukku , kamu adalah guruku
ya aku ingin menjadi muridmu
dan tak ingin jauh darimu sebelum aku bisa mengikuti alur perjuanganmu
aku ingin bisa membuktikan dan membuatmu bangga
karna kamu memiliki murid sepertiku
waktu pun cepat berlalu
mungkin sudah berjalan selama sebulan lebih
dan kamu selalu mengajariku tentang banyak hal
dari hal kecil hingga perjuangan kehidupan
selama itu , aku pun menganggapmu sebagai kakak sekaligus guruku
yang terbesit di fikiranku kala itu
aku hanya ingin membalas semua kebaikan dan hal positif yang telah kamu ajarkan
apapun itu , bagaimanapun keadaanku , saat kamu membutuhkan uluran tangan
aku ingin menjadi orang pertama yang bisa membantumu
walaupun itu hanya sekedar doa
karna aku tak bisa membalas semua kebaikanmu
hanya untaian doa yang selalu aku hantarkan untukmu
semoga kelak kamu akan mendapatakan yang terbaik

Jumat, 07 Desember 2018

ALARM KU

Saat aku mulai meronta " ya Allah , kenapa aku diuji ?"
Allah pun menjawab, "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta
(QS.Al-Ankabut : 2-3).      
Saat aku mulai tak sabar dengan keinginan yang tidak juga terkabulkan
Allah pun menjawab, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS.Al-Baqarah: 216)
Saat aku merasa bebanku lebih berat dibandingkan mereka
Allah pun menjawab, "Allah tidak akan membebani hamba seseorang melainkan sesuai degan kemampuannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang dia usahakan dan dia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya." ( QS.Al- Baqarah : 268 )
Saat aku mengadu, " ya Allah aku sedih "
Allah pun menjawab," Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya , jika kamu beriman." (QS.Ali -Imran : 139 )
saat aku sudah mulai lelah dengan ujian yang menimpaku
Allah pun memberitahuku," Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa dosa semuanya. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS. Az -zumar : 53)
ketika aku mulai bingung bagaimana aku harus menjalani hidupku 
Allah pun menjawab " Hai orang - orang yang beriman , bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah siaga dan bertakwalah kepada Allah supanya kamu beruntung." (QS. Ali-Imran : 200 )
saat aku mulai lelah berharap
Allah pun menjawab " Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah " Cukup Allah bagiku , tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang Agung."(QS.At-taubah : 129)
saat aku mulai bertanya"apa hadiah dari semua ujian yang telah menimpaku slama ini ?"
Allah pun menjawab," Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang - orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga kepada mereka."(QS. At-taubah :111)
sering kali kita mengeluh " Ya Allah , apa yang sedang kau lakukan kepada hamba dengan segala ujian ini ?"
Allah pun menjawab," Hambaku, bersabarlah , Aku sedang merancang kehidupanmu"
Ya Allah kita memang terlalu kerdil untuk mengartikan semua ini
Allah maha Adil , Allah Maha kasih namun terkadang kita yang sering kufur dan kurang bersyukur serta kita yang tak pernah tahu berterimakasih

KAPAL

" anda tidak mungkin mengontrol arah angin , namun anda bisa mengontrol arah kapal yang anda jalankan " -Anthony Robbins-
terkadang jiwa kita mendadak sedih saat mengingat masa lalu
terkadang hati tiba tiba resah dan cemas dengan segala hal di masa lalu
karna banyak hal yang kita harapkan di masa lalu namun kenyataannya tak seperti yang kita inginkan
ah sudahlah , jangan terlalu meriasaukan masa lalu
let it flow
masa depan kamu gak tergantung masa lalu kamu kok
banyak orang yang berandai andai "andaikan dulu masa lalu ku indah pasti hidupku tak akan seperti ini sekarang" ataupun " andaikan aku lahir dari konglomerat pasti aku gak akan berjuang seperti ini "
berhentilah berandai andai , renungkanlah sejenak
jangan salahkan keadaan masa lalu
semua yang terjadi di hidupmu sudah atas ijinNya
jadi jangan khawatirkan lagi
terlalu banyak orang yang masih hidup di masa lalu
sudah maafkan masa lalu ikhlaskan
kamu bukan mesin doraemon yang bisa memutar waktu dan mengubah masa lalu
jangan menjadi orang bodoh yang masih senantiasa mengijinkan masa lalu datang untuk menghantuimu
apa gunanya memendam penyesalan ?
apa gunanya memendam kesedihan ?
apa gunanya terus menyalahkan diri sendiri?
jangan biarkan masa lalu menjerat masa depan mu
masa depan kamu jauh lebih indah
tidak ada sesuatu yang tak bisa diwujudkan
kamu bisa mendapatakan semua yang kamu impikan
tapi untuk meraih sesuatu yang kita impian terkadang harus berani melepaskan
ya, melepaskan masa lalumu
melepaskan kesedihan , melepaskan penyesalan , berhenti menyalahkan diri sendiri
bukan karna itu tidak penting
namun hidupmu dan masa depanmu jauh lebih penting daripada masa lalumu
hidup ini terus melaju
detik usia pun senantiasa terus maju
cukup tutuplah lembaran suram tentang masa lalu
bukankah banyak orang yang besar berasal dari masa lalu yang jauh dari nyaman ?
mereka saja bisa menggapai impiannya, kenapa kita tidak ?
hidup tidak selalu seperti apa yang kita inginkan
nikmati kekecewaan itu
lalui semua rintangannya
biarkan air mata selalu membasahi di setiap perjuanganmu
karna itu yang membuat kamu lebih tangguh
membuat kamu lebih kuat
membuat kamu lebih siap
biarlah waktu yang sudah terjadi
jadikan semua itu sebagai ladang pembelajaran di masa depan
ikhlaskan semua yang telah hilang dari hidupmu
selama kamu masih bersyukur dan yakin atas janji Allah
maka sebenarnya kamu tak pernah kehilangan apapun
yang berlalu itu sejarah , biarlah menjadi kenangan jangan catat lagi di lembaran yang baru
jangan sesali yang sudah pergi
jangan tangisi yang sudah tiada
bangkit , lihat , dan syukuri yang masih ada
hidup tak selalu tentang kesenangan
namun bagaimana cara kita menyikapi dan menjalaninya
itulah yang sangat penting
katakan pada diri sendirin " aku boleh kalah dan gagal di masa lalu , namun aku harus menang dan sukses di hari ini dan di masa depan "





Selasa, 04 Desember 2018

AIR MATA

jalan takdir tak pernah salah
berbaik sangkalah dengan aturanNya
jika perlu untuk menangis maka menangislah
jangan malu untuk menangis 
jangan sombong untuk menangis 
bukan ! menangis bukan tanda kelemahanmu 
kamu kuat dengan tangisanmu 
ingat ?
bukankah kita terlahir dari sebuah tangisan ?
bukankah kita menyapa dunia pertama kali dengan air mata ?
air mata tumpah untuk melegakan pemiliknya
air mata penguat saat kita lemah 
air mata yang membantu melupakan beban 
Allah tak pernah melarang kita untuk menangis 
karna air mata diciptakan untuk menguatkan diri tatkala kita berduka
tapi jangan terlalu lama sedihnya 
takdir Allah is something yang unexpected
miracle things may come soon 
harus percaya .. ya percaya
la tahzan !
surga itu mahal , tidak mudah untuk didapatkan
kita akan bahagia nanti jika kita bisa mencapainya
namun , ada masanya kita terjatuh
dan sulit untuk berdiri
keep calm , ingatlah dimanapun,walaupun, dan apapun 
Allah selalu ada untuk menemani
just beside you , always 
Allah yang akan mengobati luka kita
perlahan dan perlahan
ini hadiah untukmu , untuk hamba yang senantiasa bersyukur
untuk hamba yang senantiasa bersabar 
insyaAllah jika Allah berkehendak maka semua akan dimudahkan 
menunggu pertolongan Allah dengan ikhtiar , semudah itukah ? 
tidak mudah ! siapa yang bilang itu mudah 
harus membutuhkan kesabaran dan keikhlasan
tapi ketahuilah inilah kasih sayang Tuhan 
berdamailah dengan takdirNya
sudah jangan terlalu banyak menuntut keinginan 
Allah lebih tau apa yang kamu butuhkan
dan semua yg terjadi kepadamu hari ini karena atas ijinNya
bukalah surat cintaNya agar damai hati kita 
" Maka hanya sabar itulah terbaik (bagiku )" { Yusuf : 18 }
Allah ada dan Allah tahu 
" Dan bertakwalah kepada Allah sungguh Allah mengetahui segala isi hati " {Al maidah : 71 }
dan ingatlah kembali
" kebahagiaan kita bukan terletak pada harta, tidak juga pada penampilan diri , tidak juga pada gemerlap perhiasan dan keindahan dunia. 
ukuran kebahagiaan terkait erat pada hati dan ruh yang mendamba ridho TuhanNya" 
- Hasan Al Banna -
qaddarullahi wa maa syaa a fa'ala 
" Allah sudah mentakdirkan sesuatu dan Dia berbuat sesuatu kehendakNya "
- HR Muslim -
  


NYERAH ?

pernah berada  diposisi yang menjengkelkan ?
saat mereka semua  membuat kita kesal
saat semua membuat emosi,
belum lagi pekerjaan yang bertubi tubi
ingin teriak , rasanya capek
yang keluar hanya keluhan
tapi semakin mengeluh teryata bukan semakin selesai namun semakin berat beban di pikiran dan hati
malah bisa bisa sampai sakit kita memikirkan masalahnya
ya , ini hal yang pernah aku alami dulu
setiap masalah menyapa setiap itu pula ku balas sapaannya dengan jatuh sakit
hehe hal yang sudah wajar memang
terlalu terbawa pikiran , entah akunya aja kali ya yang kebaperan hehe
dan hal itu terus aku alami mungkin sekitar satu tahunan
ah sungguh lama memang ya hehe maklum masih labil
mungkin kira kira umurku sekitar 13 tahunan dan lingkup hidupku disekitar asrama yang hanya hidup dengan teman dan jauh dari orang tua
masalahku hanya sebatas teman dan orang yang bersangkutan di dalamnya
namun bagi seumuranku itu sudah termasuk  hal yang cukup berat
karna diposisi itu memang hanya satu dan dua orang yang mengerti dan lainnya pun hanya mencaci
astaga ingin diri ini berhenti namun apalah daya aku sudah jalan sejauh ini dan tak mungkin jika aku menyerah hanya karna hal yang seperti ini
saat aku mulai membandingkan kadar masalahku dengan seseorang
saat itu pula aku mulai mengerti banyak hal
darinya aku belajar bahwa masalah itu ada untuk mendewasakan
masalah itu hadir untuk dihadapi , bukan difikirkan apalagi dikeluhkan
waktu terlalu berharga jika hanya dihabiskan untuk mengeluhkan suatu permasalahan
namanya juga hidup , kita sedang menyusuri sebuah perjalanan yang panjang untuk mendapatkan tempat yang indah ..
dalam  perjalanan itu pasti banyak halang rintang yang menghadang
nah inilah ujian, inilah permasalahan
tapi sungguh hal itu membuat perjalanan sangat mengesankan dan lebih mengasyikan
masalah ataupun ujian datang tak terduga
tinggal bagaiamana sikap kita dalam menyikapinya
menyikapinya dengan bijaksana , atau menyikapinya dengan berlarut larut dalam kesedihan ?
dan setiap masalah tidak harus berbanding lurus dengan tingkat kesedihan dari dalam diri kita
masalah ini sebuah pelajaran yang sangat berharga, jadi hadapi dengan berani
jangan sampai terlalu larut dalam kesedihan lalu menyebabkan takut untuk menghadapi masalah dan akhirnya pun ingin lari dari masalah itu
ingat kamu punya Allah yang Maha Besar
masalahmu pun tidak seberapa besar
hadapi semampu kita , sisanya pasrahkan kepada Allah
karna Allah selalu tau kadar kemampuan suatu hambaNya

JATUH

pernah merasa tak teranggap oleh sekitar sehingga kamu merasa diasingkan ?
"ya" aku yakin kita semua pernah merasakannya
sendiri , hilang , hampa , kelam , gelap , dan nano nano pasti rasanya
sempat menyalahkan takdir "ya Rabb, kenapa harus aku ?"
saat semua kebaikan yang telah kita berikan kepada orang lain terhapus dengan satu kesalahan
saat satu persatu kawan pun mulai memilih untuk pergi
ahh kesendirian yang menyakitkan bagiku
rasanya seperti tak pantas lagi untuk meneruskan perjalanan
seperti sampah yang kotor yang tak pernah dihiraukan
serasa dunia tak bersahabat denganku
iyaa setidaknya seperti itulah hal yang pernah kurasakan dulu
saat itu posisiku sedang berada dalam lingkaran perjuangan menuntut ilmu
jauh dari keluarga jauh dari saudara dan jauh dari zona nyaman
yang ada hanya mereka dan diriku
saat mereka satu persatu mulai menjauh
saat itu pula tinggalah aku dengan diriku sendiri
tidak mudah untuk perjuangan seperti ini
kita makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain
aku benar benar terpuruk kala itu
dulu saat semua berpihak kepadaku
dulu yang seakan akan aku adalah pemeran utama dalam setiap panggung
dulu aku yang merasa tinggi diantara mereka
kini sirna duniaku pun terbalik
tak ada satupun yang melihatku kembali
dan entah kenapa kala itu aku pun mulai berontak
aku pun mulai menyalahkan keadaan
apalagi saat aku mendengar kabar tentang keluargaku
ternyata keluargaku kala itu terkena musibah
iya sekitar dua mobil serta ratusan juta uang hilang karena terhinopsis oleh perampok
ah kacau fikiranku saat itu
pendiem ,pemurung , dan tidak ada lagi keramaian dalam diriku kala itu
terpuruk dan serasa menyalahkan takdir
merasa Allah sedang jahat kepadaku
semakin lama aku berontak
semakin lama aku diam dengan menyalahkan keadaan
semakin itu pula aku merasa hilang , jauh dan terhempas
mungkin sudah banyak waktu yang sudah kuhabiskan untuk perenungan yang tak bermanfaat ini
tersadar diri ini akan surat cintaNya
malam itu terasa syahdu dengan kesendirianku
dalam sujudku banyak hal yang bisa kuceritakan kepada Rabbku
kepada pemilikku
seketika itu air mata mengalir deras
ku temukan jawaban dari semua permasalahan yang menimpaku
yaa kala itu Rabb ku sedang rindu kepadaku
karna aku yang mulai menjauhiNya
ahh .. semua masalahku teryata suratan cinta dariNya
dan saat aku membalas surat itu Rabbku pun membalas lagi dengan segala cintaNya
sungguh malu diri ini ..
tersadar dengan semua kesalahanku
akulah yang terlalu sombong dan terlalu membanggakan apa yang aku punya
aku yang merasa serba bisa dan akhirnya menjadikan diriku sendiri harus menjadi peran utama
aku yang terlalu meremehkan mereka karena dengan keterbatasaannya
dan aku yang terlalu memuliakan ilmu yang telah kumiliki walaupun itu belum seberapa
ahh.. sungguh kotor sekali diri ini ..
dari sebuah kejadian ini pertama kali kumenemukan MAHABBAHNYA yang sangat halus diberikan kepadaku
ya Allah sungguh tanpamu aku tak akan bisa berpijak dan berpijar kala itu.


Kamis, 29 November 2018

DIAMKU { aku , kamu , dan Dia }

aku mengangumimu , aku menyanyangimu karna akhlak dan agamamu.
tak pernah terbesit di fikiranku bahwa kamupun akan membalas rasaku
rasa yang belasan lamanya tak pernah kurasakan
hati yang selalu terkunci rapat
dan diri ini yang selalu menutup untuk jatuh cinta
ya, fitrah setiap manusia untuk jatuh cinta
namun cukup aku tak mau mengumbar rasa itu
karna aku takut jatuh pada seseorang yang salah
harapku kepada Tuhanku
" jatuhkan hatiku kepada yang mencintaiMu dan jatuhkan hatiku disaat yang tepat dan kepada orang yang tepat pula "
wallahi ! qadarullah ! aku tidak mengerti skenario apalagi yang akan terjadi
aku ditemukan denganmu
dan akupun mulai menjatuhkan hati serta kepercayaan kepadamu
"Ya Allah , jika memang dia nanti yg kau takdirkan untukku .. mudahkahlah kami untuk menggapai ridhoMu "
kamu yang sedang berdakwah untuk di sekitarmu
dan aku pun juga menemani di setiap perjuanganmu
sejak saat itu , sekarang , dan aku berharap untuk kedepannya
masih aku yang akan menemanimu
wallahu'alam
kasihmu yang suci ini membuatku untuk lebih ingin menjaga diriku
membuatku terus memperbaiki diri
kamu yang sedamg bergelut di bidang dakwah
kamu yang sedang memperjuangkan agama Allah
kamu agent of change untuk keluargamu dan sekitarmu
dan aku pun begitu
tersadar kini.. aku benar ingin menjadikan kamu seorang yang aku hormati
seorang yang aku patuhi setelah ayahku
seorang yang akan jalan bersamaku untuk meraih jannahNya
untuk saat ini .. ijinkan aku benar benar menjagamu ..
biarkan jarak ini yang tetap menjadikan kita rindu dan selalu saling mendoakan di sepertiga malamNya
kamu .. bergulatlah dengan dakwahmu dulu impian mu dan perjuanganmu
begitupun denganku
kamu .. cukup aku ingin menjadi berlian untukmu
membuatmu bangga krana telah memiliku
aku tak ingin menjadi fitnah untukmu
uhibbuka fillah



AKU IRI

iya.. jujur aku iri .. aku iri dengan mereka yang diam diam bisa mewujudkan impiannya tanpa seorang pun tau tentang bagaimana pengorbanannya dan perjuangannya 
bagaimana dengan ku ?
apa kabar impianku ?
sudah kugunakan untuk apa waktuku ?
sudah sampai mana target yang telah tercapai ?
hem rasanya ingin menangis hati ini
terlalu banyak waktu yang terbuang sia sia 
terlalu sering diri ini terlena dengan waktu kosongku
waktu terus berjalan umurku semakin berkurang 
lalu untuk apa waktu ini kuhabiskan 
ahh sedih rasanya 
ya Allah .. aku yakin dan aku percaya 
semua memiliki kapasitas masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan
bukan bermaksud untuk membandingkan ciptaanMu ya Rabb
hanya saja terkadang diri ini terlalu berkecil hati untuk menggapai impian impian itu
iyaa.. tanpa kekuatan RidhoMu tanpa hidayahMu tanpa mahabbahMu ya Rabb
diri ini tak mampu diri ini lemah 
ya Allah .. sadarkan diri ini bukakanlah mata hati ini ..
ya Allah jangan cabut hidayah dari dalam jiwa ini
biarkan ku selalu merasakan MahabbahMu ya Rabb
aku bisa berdiri tegak disaat yang lain mulai menjauhiku seperti sekarang 
namun aku tak bisa sama sekali untuk bangkit saat aku telah kehilangan Mahabbahku ya Rabb 
biarkan mahabbahMu selalu bedrsemai dalam diri ini
aku hidup sekarang bukanlah tidak lain karena MahabbahMu
ya Allah ,, tutunlah hamba untuk kembali padaMu
tuntunlah hamba dalam menggapai impianku 
impian kesuksesan dunia dan akhiratku
ya Allah .. jadikah setiap lelahku adalah karnaMu
ya Allah jadikan semua hal yg aku lakukan karna kehendakMu dan mendapat ridhomu 
allahumma aamiin 

Rabu, 21 November 2018

FAKIR

KOSONG !
“saat kamu tak sanggup menahan lelahnya belajar , maka kamu harus sanggup menahan perihnya kepedihan” ~ Imam As Syafi’i ~

Sebuah tamparan dan motivasi untuk diriku sendiri saat diri ini tengah lengah menuntut ilmu syar’i. Pernahkah merasa lelah dalam menuntut ilmu ? aku kira pasti semua jawaban “iya” , karena memang sudah sikap manusiawi. Namun benar sangat menyakitkan saat diri ini FAKIR , jauh dari ilmu syari’atNya. Sempat terbesit dalam fikiran ini, “ ya Allah, kenapa aku tidak seperti mereka yang mudah dalam mencari ilmuMu ? sedangkan aku ? kenapa baru sekarang aku mendapat hidayah untuk menuntut ilmu syar’i mu ? kemana saja diri ini berlalu ?” sebuah ungkapan saat lengah dalam menuntut ilmu. Rasa tangis, sedih , haru , dan miris melihat diri sendiri yang kurang akan ilmu syar’iNya. Aku IRI , ya aku IRI pada mereka yang selalu istiqomah dan kaya akan ilmuMu. Bagiku tak ada kedudukan mulia selain menuntut ilmu karenaMu dan menuntut ilmu syari’tMu. Saat diri ini dapat mengungguli beberapa orang dalam bidang akademis namun teryata sangat fakir saat dihadapkan ilmu agama. Ah seperti gelas kosong yang tak terisi apapun ! kosong ! hanya angin berlalu menyapa gelas itu. Untuk apa aku diciptakan ? jika masalah ilmu saja masih kosong. Bagaimana aku bisa menggapai surgaMu ? sedangkan perintah serta laranganMu masih sering aku langgar. Sungguh , hina sekali diri ini. Aku malu pada penciptaku , saat aku telah diciptakan , aku telah diberi kesempatan namun diri ini belum membanggakan.
Renungan sejenak untuk diriku sendiri,semakin aku membadingkan diriku dengan orang lain maka semakin itu pula aku merasa benar benar tak berguna dan aku pun mulai merasa putus asa. Istirahatlah sejenak, lihat prestasi apa yang sudah ku capai. “Masih pantaskah aku meremehkan kemampuan diri ku sendiri ? “ gumanku.” Bukankan Allah telah menciptakan jutaan bahkan ribuan orang dengan kemampuan dan kekurangan masing-masing ? kenapa harus selalu membandingkan dengan kemampuan orang lain ?” hemm ya ungkapan yang sedikit membuatku lebih tenang. Allah tak mungkin salah dalam memilihkan jalan untukku. Allah tak mungkin memberiku rintangan melebihi kemampuanku.
Sekarang sabarlah wahai diri ! bersyukurlah dan sadarilah ! kamu mampu dan kamu bisa. Jalanku mungkin tak seperti mereka mudah dalam menuntut ilmuNya. Namun tidak menutup kemungkinan kamu juga bisa seperti mereka. Hanya perlu usaha dan perjuangan , jalanku lebih mengasyikkan maka dari itu aku harus lebih berjuang. Bukankah setiap perjalanan harus ada perjuangan ? dan disetiap perjalanan selalu ada pelajaran ?
Ingat nasihat Imam Asy Syafi’i ? beliau Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata :
“ wahai saudaraku , ilmu tidak akan didapatkan kecuali dengan enam perkara yang akan saya beritahukan perinciannya : 1) kecerdasan , 2) semangat , 3) sungguh – sungguh , 4) berkecukupan , 5) bersahabat dengan guru, 6) membutuhkan waktu yang lama “
ya, kewajiban untuk menuntut ilmu sampai akhir hayat. Jangan putus asa jangan berhenti, jika lengah itu menghampirimu cukup istirahatlah sejenak kemudian berjalanlah lagi. Sungguh hadiah itu telah menunggumu. Bersabarlah, ingatlah kamu mencetak generasi penerus bangsa , kamu pencetak generasi rabbani , kamu pencetak khalifah di muka bumi ini , dan kamu tempat peradaban suatu bangsa. Tinggikan semua itu dengan ilmumu. Jadilah madrasah pertama untuk anak anak mu kelak.
Sungguh tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu. Bersyukurlah karna Allah telah menitipkan cahaya ke dalam hatimu sehingga kamu berkeinginan menuntut ilmu syar’iNya. Unggulilah duniamu dengan ilmu akhiratmu. Sungguh itulah yang akan mengangkat derajatmu di dunia maupun di akhirat. Hamaasah para perindu surga .